Rabu, 04 Februari 2015

Hey, kamu!

Bersyukur aku mengenalmu, banyak hal baik dan pengalaman yang aku dapatkan. 7 tahun yang lalu, semua dimulai...

Selamat pagi, bagaimana kabarmu sekarang di negeri seberang? Baik-baik saja kan? Semoga pekerjaanmu selalu lancar dan jangan lupa untuk kembali ke Indonesia.

Hey, kamu!
Pacar pertamaku.
Perkenalan pertama kita sekitar 7 tahun yang lalu. Melalui grup chatting SMA. Iya, kamu kakak kelasku sewaktu SMA. Kata teman-temanmu kamu nakal. Tapi mereka heran, kenapa aku mau sama kamu. Hahahaha

Sewaktu temanku dan temanmu tahu kita berpacaran, rasanya satu sekolahan itu tahu. Kadang memalukan memang, karena aku dipanggil-panggil oleh teman-teman mu. Tapi satu sisi aku juga merasa terjaga karena tak ada lagi yang menggangguku. Iya kamu, preman sekolah.

Semua berjalan baik-baik saja, hingga kamu kuliah. Aku masih kelas 3 waktu itu. Aku sebal ketika kamu mementingkan bermain game daripada menemui ku. DotA apalah itu, kamu sibuk dengannya. membuat kita tak bertemu hingga berbulan-bulan.

Setahun berjalan, masalah mulai muncul lalu kita memutuskan untuk berakhir. Ya, kita putus. Tapi tak berlalu lama kita memutuskan untuk kembali lagi.

Sayangnya setahun kemudian kita putus lagi untuk selamanya. Tentu disertai dengan drama. Yah namanya saja anak muda. Hehehee

Waktu berlalu, aku dengan hidupku dan kamu dengan hidupmu. Setelah 4 tahun tak berkabar, suatu ketika kita bertemu kembali di social media. Dan membuatku tahu kalo kamu kerja di negeri seberang hingga sekarang. Hubungan kita sekarang berjalan baik, menjadi teman. Terkadang tempat bercerita atau bergurau.

Hey kamu!
Pacar pertamaku.
Maafkan aku atas kejadian yang terdahulu, mungkin memang kita sama-sama belum dewasa. Baik-baik disana ya. Selagi ada waktu ke Indonesia kita bisa bertemu. Semoga hubungan baik kita tetap terjaga. Terima kasih untuk segalanya.

Cepat cari pasangan hidup, inget umur. Jangan sibuk cari duit terus!

Kini semua berbeda, kita sudah memiliki jalan hidup masing-masing. Tapi aku tak pernah menyesali pertemuan kita, dan berterima kasih dengan semua yang kamu ajarkan dan kita jalani bersama.

1 komentar:

  1. semoga kelak kamu menulis tentang pacar terakhir sambil bahagia ya
    semangaaattttt

    BalasHapus