Jumat, 30 Januari 2015

Hello, you.

Hai, Sayang :)

Sejak kemarin kamu tak berkabar, aku pun tak berharap kamu segera memberiku kabar. Karena aku pikir, aku bukanlah yang begitu penting untukmu yang harus selalu kamu beri kabar.

Sampai aku terlelap dan terlupa, tadi kamu meneleponku hanya untuk meminta maaf karena baru sempat memberi kabar. Kamu tahu? Aku senang. Merasa bahwa aku masih ada disebagian pikiranmu.

Kamu yang bukan milikku, kerja baik-baik disana. Jangan lupa jaga kesehatan. Kamu masih punya banyak mimpi yang ingin kamu capai, walau mungkin tak bisa kita capai bersama.

2 komentar:

  1. Semoga berjodoh yaaa,

    semangat menulis terus <3

    -ikavuje

    BalasHapus
  2. Baru mampir udah suka sama tulisannya :)

    www.fikrimaulanaa.com

    BalasHapus